Sabtu, 17 Agustus 2013

Login Area

UserID:

Password:


Senin, 12 Agustus 2013
._68l{gema 100000 && alimento 100000 && alimento 100000} ._68l.first{dragon city APPL} ._68m{color:#888;font-size:11px;height:17px;width:100px} ._68m.withMargin{margin:4px 0} ._68n{font-size:14px;font-weight:bold;width:80px} #globalContainer #fanAcquisitionPanelBudgetBodyConfirmButton{float:right;font-size:13px;margin:15px 10px} ._57vu{padding:5px} ._c6l{border-bottom:0} ._csd{float:right} ._cse{height:135px} ._csf{margin:20px 0 30px 0} ._4zsk{color:#878787;font-weight:bold;padding-bottom:9px} ._558p{max-width:80px;overflow:hidden;text-overflow:ellipsis;white-space:nowrap} ._4-xc{background:url(http://static.ak.fbcdn.net/rsrc.php/v2/yW/r/UaiDUgTVOv3.png) no-repeat -18px 0;cursor:pointer;display:inline-block;height:18px;margin:-3px 0 -5px 0;outline:none;text-indent:-9999px;width:18px} ._4-xc:hover{background-position:0 0;opacity:1} #globalContainer #fanAcquisitionPanelPreviewBodyConfirmButton{font-size:12px;height:26px;width:202px} #globalContainer #fanAcquisitionPanelPreviewBodyConfirmButton span{display:inline-block;overflow:hidden;text-overflow:ellipsis;white-space:nowrap;width:inherit} #fbFanAcquisitionBudgetWidget .budgetSelectorButton{background-color:#fff;border:1px solid #bdc7d8;color:#333;text-decoration:none;width:348px} #fbFanAcquisitionBudgetWidget .budgetSelectorButton.shortButton{width:204px} #fbFanAcquisitionBudgetWidget .budgetSelectorLabel{line-height:18px;padding:5px 2px 5px 8px} #fanAcquisitionDialog #fbFanAcquisitionBudgetWidget .budgetSelectorLabel{width:310px} .gecko #fbFanAcquisitionBudgetWidget .budgetSelectorLabel{-moz-box-sizing:border-box;height:29px} #fbFanAcquisitionBudgetWidget .budgetSelectorChevronWrapper{border:1px solid transparent;display:block;height:29px;margin:-1px} #fbFanAcquisitionBudgetWidget .budgetSelectorChevron{background-image:url(http://static.ak.fbcdn.net/rsrc.php/v2/yl/r/_mba7MEljSe.png);background-repeat:no-repeat;background-size:auto;background-position:right -153px;display:block;height:20px;margin-top:5px;padding-right:23px} #fbFanAcquisitionBudgetWidget .budgetSelectorButton:hover, #fbFanAcquisitionBudgetWidget .budgetSelectorButton:active{border:1px solid #999;border-bottom-color:#888} #fbFanAcquisitionBudgetWidget .budgetSelectorButton:hover .budgetSelectorChevronWrapper{background-image:url(http://static.ak.fbcdn.net/rsrc.php/v2/yl/r/_mba7MEljSe.png);background-repeat:no-repeat;background-size:auto;background-position:-352px -446px;border-color:#999;border-bottom-color:#888} #fbFanAcquisitionBudgetWidget .selected .budgetSelectorButton{background-color:#6d84b4;border:1px solid #3b5998;border-bottom-color:#6d84b4;color:#fff} #fbFanAcquisitionBudgetWidget .selected .budgetSelectorButton .budgetSelectorChevronWrapper{background-image:none;border-color:transparent} #fbFanAcquisitionBudgetWidget .selected .budgetSelectorButton .budgetSelectorChevron{background-image:url(http://static.ak.fbcdn.net/rsrc.php/v2/yl/r/_mba7MEljSe.png);background-repeat:no-repeat;background-size:auto;background-position:right -348px} #fbFanAcquisitionBudgetWidget .selected .budgetSelectorLabel{text-shadow:0 1px 0 rgba(0, 0, 0, .15)} #fbFanAcquisitionBudgetWidget .budgetValueLabel{float:left;font:bold 18px Helvetica, Arial, sans-serif;margin-top:-1px;width:90px} .gecko #fbFanAcquisitionBudgetWidget .budgetValueLabel{margin-top:2px} #fbFanAcquisitionBudgetWidget .budgetValueReach{float:right;font-weight:normal} #fbFanAcquisitionBudgetWidget .selected .budgetValueReach{color:#fff} #fbFanAcquisitionBudgetWidget .perday{float:left;font-weight:normal} #globalContainer #fbFanAcquisitionBudgetWidget .selected .perday{color:#fff} #fbFanAcquisitionBudgetSelector a._54nc{padding:7px 16px 7px 10px} #fbFanAcquisitionBudgetSelector ._54nh{padding-left:25px} #fbFanAcquisitionBudgetSelector ._54nd a._54nc{background-image:none} #fbFanAcquisitionBudgetSelector ._54nd ._54nh{background-image:url(http://static.ak.fbcdn.net/rsrc.php/v2/yu/r/CgLauo0jQt7.png);background-repeat:no-repeat;background-size:auto;background-position:left 1px} #fbFanAcquisitionBudgetSelector ._54nd._54ne ._54nh{background-image:url(http://static.ak.fbcdn.net/rsrc.php/v2/yu/r/CgLauo0jQt7.png);background-repeat:no-repeat;background-size:auto;background-position:left -14px} #fbFanAcquisitionBudgetSelector._58aw{min-width:350px}.:)

Download Harvest Moon 64 + emulator free .. !!

Rabu, 10 Juli 2013
Saya akan share tentang download game harvest moon 64 yang bisa mengalahkan harvest moon back to nature ...??
tanpa basa - basi lansung saja download roms nya                                                                        disini..??



dan emulator nya

                               disini
Minggu, 30 Juni 2013
persikku beraksi

Cheat Stick Run free no download

Tanpa Basa - basi lagi

saya akan membagikan cheat online dragon city free untuk semua

kalo ingin tau lebih lanjut kirim pertanyaan anda ke

{Bobys Forevers Allones}

langsung anda pergi ke

cheat dragon city free

terima kasih sudah berkunjung harap menambahkan komentar untuk memperbaiki
link nya okkk sekian,,

sepp 
Tanpa Basa - basi lagi

saya akan membagikan cheat online dragon city free untuk semua

kalo ingin tau lebih lanjut kirim pertanyaan anda ke

{Bobys Forevers Allones}

langsung anda pergi ke

ini cheat dragon city free

hilangkan tanda %E2%80%8E pada alamat web trus enter

terima kasih sudah berkunjung harap menambahkan komentar untuk memperbaiki
link nya okkk sekian,,

sepp 
Selasa, 11 Juni 2013
HYPNOTEACHING, SEBUAH INOVASI PEMBELAJARAN ( Dra. Dwi Suparti M.Pd – MTsN Pagu ) Hari ini Bu Sri memiliki jadwal mengajar di kelas 8F. Sudah terbayang dibenaknya, pasti kelas dalam keadaan gaduh, ramai dan kotor.Anak-anak berlarian, bermain sambil berteriak, benar-benar tidak kondusif untuk belajar . Kelas ini paling dihindari para guru. Hampir semua guru yang mengajar mengeluh, karena harus menggunakan energi lebih untuk menenangkan mereka. Para guru stess memikirkan metode apa yang tepat digunakan untuk mengajar kelas itu. Namun, kondisi itulah yang menjadi tantangan Bu Sri untuk “ menakhlukan “ para siswa. Dengan positif thinking dan sifat pembelajar yang ada dalam dirinya akhirnya dia menemukan metode yang sesuai dengan kondisi siswa kelas 8F, yakni Hypnoteaching.Bu Sri browsing tulisan tentang Hypnoteaching, mengikuti pelatihannya kemudian mengaplikasikannya dalam pembelajaran. Kisah di atas tentu menjadi hal yang umum dijumpai di lingkungan sekolah saat ini. Untuk itulah Hypnoteaching menjadi satu alternatif inovasi pembelajaran yang patut dicoba oleh seorang guru. Hypnoteaching menjadi salah satu trend di dunia pendidikan saat ini. Berikut paparan tentang hypnoteaching. A. Pengertian Hypnoteaching Hypnoteaching berasal dari kata hypno(hipnosis) dan teaching(mengajar).Menurut U.S. Department of Education, Human Service Division,” Hipnotis is the by-pass of critical factor of the conscious mind followed by the establishment of the acceptable selective thinking “ atau Hipnotis adalah penembusan faktor kritis pikiran sehat diikuti dengan diterimanya suatu pemikiran atau sugesti. Hajar (2011) mengartikan Hypnoteaching adalah seni berkomunikasi dengan jalan memberikan sugesti agar siswa lebih cerdas. Dengan sugesti positif yang diberikan diharapkan siswa sadar bahwa sesungguhnya mereka memiliki potensi yang luar biasa yang belum disadarinya. Menurut Noer ( 2010) hypnoteaching merupakan perpaduan dari konsep aktivitas belajar mengajar dengan ilmu hipnosis. Hypnoteaching merupakan seni berkomunikasi dalam proses belajar dengan cara mengeksploitasi alam bawah sadar sehingga siswa menjadi fokus, relaks dan sugesti dalam menerima materi pelajaran yang diberikan oleh guru. Dengan demikian Hypnoteaching dalam kegiatan belajar mengajar merupakan perpaduan antara ilmu hypnosis, komunikasi, psikologi dan teknik mengajar di kelas. Dalam hypnoteaching, guru harus merubah mindset dalam dirinya sehingga mampu menguasai cara berkomunikasi dan teknik mengajar yang mendapat respon positif bagi siswa. B. Prinsip Hypnoteaching “ Bawalah dunia mereka ke dunia kita dan antarkan dunia kita ke dunia mereka “ Artinya Sebelum guru mengajar, guru harus mau dan mampu menyamakan frekuensi antara dirinya dengan siswa sehingga proses komunikasi dalam KBM menjadi lebih kondusif dan efektif. Karena itu sebelum guru meminta siswa membuka mindset yang berorientasi kepada prestasi, guru harus membuka mindsetnya terlebih dahulu, agar berorientasi kepada presatsi siswa dengan metode andregogi. Agar tujuan belajar tercapai, Hajar(2011) menyebutkan tujuh langkah yang diperlukan oleh guru, yaitu 1. Mengidentifikasi kebutuhan siswa. Ini menyangkut bentuk pembelajaran yang menarik sesuai karakteristik dan kondisi siswa. 2. Merencanakan pembelajaran. Ini kaitannya dengan media hipnosis yang digunakan yakni suara, gambar, tulisan, gerak atau simbol-simbol. 3. Memulai mengajar 4. Melakukan afirmasi, yakni menyatakan sesuatu yang positif tentang diri sendiri sebagai bahan memunculkan gagasan dari siswa. 5. Melakukan visualisasi sebagai sarana agar siswa mampu membuat gagasan yang terkait dengan topik pembelajaran. 6. Melakukan evaluasi. Guru mengevaluasi tentang motivasi, kreatifitas siswa selama proses pembelajaran.Guru juga mengevaluasi pemahaman siswa tentang materi yang telah diberikan. 7. Melakukan refleksi tentang kesan siswa selama proses pembelajaran. Dalam hypnoteaching guru merupakan motivator, fasilitator dan sekaligus konselor bagi siswanya sehingga dapat tercipta pembelajaran yang kondusif. C. Cara Melakukan Hypnoteaching 1. Semua siswa dipersilahkan duduk dengan rileks, senyaman mungkin dengan meletakkan kedua tangan di paha 2. Kosongkan pikiran sesaat 3. Tarik nafas melalui hidung, tahan selama 35 detik, hembuskan melalui mulut perlahan-lahan 4. Lakukan berulang-ulang dengan nafas teratur 5. Berikan sugesti pada setiap tarikan nafas supaya badan dalam keadaan rileks ( nyaman, santai, lemas dan sangat malas ) 6. Lakukan terus menerus dan berulang- ulang sampai siswa nyenyak 7. Perhatikan posisi kepala. Bagi siswa yang sudah tertidur kepala tampak tertunduk dan leher tak mampu menahannya( terkulai nyenyak ) 8. Berikan sugesti positif, fokus pada pikiran, peka terhadap pendengaran, fresh otak dan pikiran serta nyaman seluruh badan. 9. Terus berikan sugesti positif tentang tujuan belajar dan impian – impian siswa untuk masa depannya dengan intonasi tepat. 10. Jika di rasa cukup, bangunkan siswa dengan menghitung mundur 10 – 1. Sepuluh tahap hypnoteaching di atas memuat empat elemen, yakni 1. Konsentrasi Guru dan siswa harus berkonsentrasi dalam KBM. Guru harus melakukan fast self hypnosis dengan cara fokus attentions statement menggunakan sugesti kata-kata positif yang berorientasi pada prestasi. 2. Relaksasi Atur duduk siswa dengan nyaman dan tenang, ambil nafas pelan- pelan hembuskan dan rasakan. Ini dilakukan agar siswa lebih tenang dan nyaman. Dalam kondisi ini siswa mudah menerima sugesti positif dari guru. 3. Instalasi Merupakan komunikasi yang dilakukan guru saat memberikan sugesti tentang pembelajaran yang akan diberikan.Agar sugesti yang diberikan efektif, guru harus menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah diingat. Gunakan kalimat yang terjadi sekarang.Gunakan intonasi yang tepat. Perhatikan ritme ketika berbicara. Fokus pada tujuan dan hindari menggunakan negative statement, yakni kata-kata jangan, tidak, dilarang, bukan. 4. Repetisi Lakukan penggulangan kata-kata agar siswa lebih fokus D. Kelebihan dan Hambatan Hypnoteaching Seorang guru yang telah menerapkan hypnoteaching berarti dia telah merevolusi cara mengajarnya. Dia termasuk sosok guru pembelajar yang dirindukan dan mampu menginspirasi para siswanya. Hal ini karena dengan Hypnoteaching maka siswa lebih dapat fokus dan berkonsentrasi terhadap materi pelajaran. Siswa dengan mudah menguasai materi pelajaran karena dia sudah memiliki memori bawah sadar tentang pentingnya materi pelajaran tersebut bagi kehidupannya.Selain itu dengan hypnoteaching siswa menjadi lebih senang hati dalam belajar. Belajar bukan menjadi beban tetapi belajar sudah menjadi kebutuhannya.Hypnoteaching mampu melejitkan prestasi siswa dalam belajar. Dengan demikian akan tercipta pribadi-pribadi berkarakter pembelajar. Selain kelebihan – kelebihan terdapat beberapa hambatan yang mungkin muncul. Hal ini karena hypnoteaching masih relatif baru di dunia pendidikan sehingga belum begitu memasyarakat di kalangan pendidik. Hypnoteaching bukanlah suatu ilmu yang instan. Artinya dibutuhkan pemahaman dan pelatihan berulang-ulang serta tentu membutuhkan waktu yang cukup lama. Dari uraian di atas dapatlah diambil suatu kesimpulan bahwa Hypnoteaching merupakan proses pembelajaran dengan menggunakan ilmu hypnosis yang menitikberatkan pada sugesti positif dari guru kepada siswa. Sugesti positif akan menuntun, mendorong dan memerintahkan pikiran bawah sadar siswa supaya mengoptimalkan kemampuan yang dimilikinya pada saat pembelajaran di kelas. Akhirnya, hanya seorang guru pembelajarlah yang akan selalu berinovasi dalam kegiatan pembelajarannya. Selamat berinovasi dengan Hypnoteaching !!! .
Diberdayakan oleh Blogger.